Share To

Kisah Mistik Tragedi Kereta Api Bintaro

Kisah Mistik Tragedi Kereta Api Bintaro - Kecelakaan di perlintasan kereta Pondok Betung, Jakarta Selatan, antara kereta dan truk BBM, menyisakan kesedihan mendalam bagi keluarga korban. Kecelakaan yang terjadi pada tanggal 9 Desember 2013 ini seolah mengingatkan kembali pada kecelakaan yang serupa yang terjadi pada tahun 1987, yang memakan korban sekitar 139 jiwa. Di balik Tragedi Mistik Bintaro II yang menewaskan 7 orang itu, terselip kisah mistis yang seram.

Kisah Mistik Tragedi Kereta Api Bintaro
Supranaturaljokowi.com Warga setempat, Mahfud (39) mengungkap, malam sebelum peristiwa yang terjadi Senin 9 Desember siang itu, ada penampakan 3 anak kecil bermain dan berlari-lari melintasi rel. Ketiganya bermain tak jauh dari perlintasan kereta Pondok Betung.

"Saya nongkrong sampai jam 03.00 WIB dinihari. Penampakan anak-anak kecil bermain sudah jadi mitos di sini. Sudah biasa kalau besoknya mau ada kejadian. Ditongolin begituan mah dah sering," kata Mahfud warga setempat.

Peristiwa itu juga mengingatkan Mahfud pada tragedi 26 tahun silam, yang dikenal dengan Tragedi Bintaro, sebuah kecelakaan antar kereta yang merenggut ratusan jiwa. Sehari sebelum tragedi itu terjadi, ia juga melihat penampakan anak kecil yang bermain di rel.

"Sudah sering di sini kecelakaan. Mulai dari motor keserempet, Metro Mini lah. Nah yang terbesar kan Tragedi Bintaro I, kalau dulu jam 07.15 hari Senin pagi. Dan yang sekarang kan Senin juga, cuma siang jam 11.15 WIB," ungkap Mahfud yang mengaku duduk di kelas 2 SMP saat Tragedi Bintaro I terjadi.

Baca Juga : Kisah Mistis Lawang Sewu Semarang

Dirinya juga berujar, di usia 13 tahun ia sudah harus melihat jenazah dievakuasi ke rumahnya saat Tragedi Bintaro I. Tak kalah penting juga saat Tragedi Bintaro II terjadi, dirinya juga membantu evakuasi korban dari dalam gerbong dan melihat jatuhnya korban.

"Jam 11.00 WIB alarm dah bunyi, saya lihat truk itu dah masuk. Saya langsung tutup kuping saja. Petugas udah benar ambil tindakan bendera merah. Nggak lama, ada ledakan terus korban pada teriak panas," terang Mahfud.

Seketika itu juga korban yang berhasil dikeluarkan dibawa dan dinaikkan ke atas motor untuk dibawa ke RS Dr Suyoto.

Tragedi Kereta Api Bintaro
Senyum Pria Misterius Selamatkan Gadis

"Ini kuasa Tuhan." Itulah kalimat pertama yang terlontar dari mulut gadis muda yang menjadi penumpang dan saksi hidup kecelakaan kereta dan truk BBM berkapasitas 24 ribu liter di perlintasan Pondok Betung, Jakarta Selatan.

Gadis itu bernama Dinda Irmawati (21). Ia berangkat dari Stasiun Pondok Ranji dan berdiri tepat di belakang pintu masinis sambil memegang gantungan tangan yang berada tepat di atasnya.

"Waktu berangkat biasa aja. Saya nggak kebagian kursi, ramai yang naik di Pondok Ranji. Saya berdiri di belakang masinis (kereta lokomotif),".

Menurutnya, ada firasat yang muncul sesaat sebelum terjadinya kecelakaan. Seraya gemetar, Dinda mengungkap sesuatu hal yang menurutnya aneh. Ketika menghadap pintu masinis, Dinda mendapati seorang pria membuka pintu dengan wajah tersenyum.

Dinda menduga, pria itu salah satu pendamping masinis. Dinda pun tertahan oleh senyuman itu dan mengurungkan niat masuk ke ruang lokomotif. Belum habis senyuman itu dipandang dan juga belum sempat masuk ke dalam ruang masinis, suara ledakan terdengar. Seketika langsung membuat seisi gerbong panik. Tangis pecah, jeritan di mana-mana.

"Saya melihat ada orang buka pintu dari belakang dan dia senyum sampai kereta nabrak, tiba-tiba duaarrr! Dan dia (pria tersenyum itu) tertawa," ungkap Dinda.

Usai benturan keras tersebut, lanjutnya, lokomotif dan gerbong kereta mengeluarkan asap, yang disusul jilatan api besar. Sontak para penumpang yang didominasi wanita itu histeris dan sudah berjatuhan di bawah dengan posisi tidak beraturan lagi. Di situ semua orang mengagungkan Sang Pencipta.

"Allahu akbar, Allahu akbar. Saya nginjek orang dan saya dengar yang di bawah sudah teriak minta tolong. Lalu saya pegang besi di atas dan nggak lama warga buka pintu. Tapi rambut saya terbakar," sedih Dinda.

Sesaat sebelum dirinya berhasil keluar dari gerbong kereta, pandangan mata Dinda sempat tertuju lagi ke tempat orang yang tertawa tadi. Namun, justru hal tersebut membuat dirinya sulit keluar.

"Saya orang ke-3 yang keluar. Saya juga sempat nengok ke arah sana (tempat ia melihat orang tertawa) lagi. Tas saya malah nyantel dan akhirnya saya lepasin tas saya," papar Dinda.

Kini Dinda sudah diperbolehkan pulang dari RS Dr Suyoto. Dinda pun mengalami luka ringan yang terdapat di punggung dan kaki. Rambutnya yang terbakar kini hanya tinggal sebahu dari sebelumnya di bawah bahu.

Ucapan syukur pun terus keluar dari mulut gadis itu. Saat ini Dinda masih trauma dengan peristiwa tadi. "Sudah ya, saya masih trauma," tutup Dinda.

Di balik Tragedi Mistik Bintaro II
Kisah Mistik Sutarno Di Pelintasan Kereta Bintaro

Menurut Sutarno, seorang pedagang bakso yang berjualan dekat lokasi tabrakan maut itu, dirinya masih sering mendengar kisah tentang kecelakaan yang terjadi beberapa tahun yang lalu dari beberapa warga yang tinggal di sekitar lokasi.

Sutarno juga mengatakan bahwa, sekitar 5 bulan yang lalu, dirinya mendengar ada seorang tukang ojek yang mengantarkan seorang perempuan ke sebuah alamat dekat rel Bintaro, Pas sampai di tujuan eh malah penumpangnya tidak ada, padahal menurutnya kejadian itu terjadi pada siang hari.

Bukan hanya itu saja, sekitar dua tahun yang lalu Sutarno mengatakan bahwa ada seorang supir taksi yang mengantarkan seorang perempuan ke kawasan Bintaro. Pada saat melintas di lokasi tabrakan kereta tahun 1987 silam, penumpang tersebut tiba-tiba menghilang. Supirnya kemudian menceritakan kejadian tersebut kepada Sutarno dengan wajah pucat.

Baca Juga : Sejarah Dan Misteri Keris Omyang Jimbe

Cerita seperti ini memang sering muncul setelah Tragedi Bintaro I terjadi. Tapi menurut Sutarno, dirinya sampai saat ini belum pernah mengalami kejadian mistis seperti yang di alami oleh tukang ojek dan supir taksi itu. Menurutnya yang sering mengalami hal-hal mistis tersebut malahan bukan dari warga setempat tapi tukang ojek, tukang becak atau supir taksi.

Menurut Sutarno, Kisah mistis yang sering dia dengar pada waktu jalur kereta api Bintaro belum di bangun menjadi jalur ganda. Salah satu yang dia ingat adalah pada waktu itu ada sekelompok anak kecil yang sedang bermain di pinggir rel kereta, kemudian anak-anak tersebut tiba-tiba jatuh, seperti ada yang mendorong, padahal waktu itu mereka sedang duduk di pinggir rel.

Percaya atau tidak, ini semua kembali kepada pribadi Anda. Tapi apakah benar kecelakaan yang terjadi baru-baru ini yang mengakibatkan banyaknya korban jiwa di kawasan rel Bintaro ada hubungannya dengan hal-hal yang berbau mistis? Segala sesuatu bisa di jelaskan secara logika dan bukan secara mistis.

Supranatural Jokowi
Bagi anda yang ingin copy paste artikel ini saya ikhlas dengan syarat sertakan Sumber dan Link ini : http://www.supranaturaljokowi.com/2015/02/kisah-mistik-tragedi-kereta-api-bintaro.html

1 komentar: