Share To

Kawasan Wisata Dieng Plateau

WISATA, Kawasan Wisata Dieng Plateau - DIENG nama Dieng semakin populer saja. Dengan dataran tinggi yang populer dengan nama Dieng Plateau ini memang menawarkan keindahan alam dan dinginnya hawa pegunungan. Dieng Plateu Travel, Bagi anda yang menyukai wisata pegunungan, cobalah mengunjungi dataran tinggi ini.

Wisata Dieng

DIENG PLATEAU merupakan dataran luas yang dikelilingi oleh banyak gunung. Beberapa gunung tersebut antara lain Gunung Juranggrawah, Gunung Sipandu, Gunung Prau, dan Gunung Pangamun-amun. Tidaklah heran bila suhu di Dieng berkisar antara 10°C – 15 °C. Bahkan saat musim kemarau sekali pun, suhu Dieng bisa mencapai 5°C.

ASAL USUL DIENG

SEJARAH DIENG PLATEAU Nama Dieng sendiri berasal dari gabungan kata “di” dan “hyang” yang merupakan Bahasa Sansekerta. Kata “di” berarti gunung dan kata “hyang” berarti khayangan, yang merupakan tempat tinggal dewa dan dewi. Jika digabungkan, “Dieng” memiliki arti “pegunungan tempat tinggal para dewa dan dewi”. Sementara itu, sumber lain menyebutkan bahwa “Dieng” berasal dari bahasa Jawa, yakni “Edi” berarti cantik dan “Aeng” berarti aneh. Jika digabungkan, “Dieng” berarti tempat indah dan memiliki keanehan.

TEMPAT WISATA DIENG PLATEAU

Kawasan Dieng Plateau memiliki beberapa titik objek wisata yang saling berdekatan, yang bisa anda kunjungi. Berikut tujuh tempat di Dataran Tinggi Dieng yang bisa dikunjungi :

Telaga Warna
Sesekali telaga ini akan terlihat berubah warna. Mulanya berwarna hijau, kemudian berwarna biru, kuning, pink, dan warna pelangi. Adapun fenomena ini terjadi karena air telaga memiliki kandungan sulfur yang tinggi. Pada saat air telaga tertimpa cahaya matahari, maka air akan terihat berwarna-warni. Selain keindahan warna-warninya, Telaga Warna juga dikelilingi oleh perbukitan yang membuat pesona keindahannya bertambah. Jika ingin melihat keindahan warnanya, sebaiknya datanglah pada pagi hingga siang hari karena pada saat sore hari, kerap kali kabut turun dan menghalangi pemandangan indahnya.

Kawah Sidikang
Kawah ini merupakan kawah vulkanik yang masih aktif sampai saat ini. Saat anda memasuki kawasan ini, seketika pesona hijau alam dieng akan lenyap, karena kawah ini terdiri dari hamparan tanah tandus. Saat mengunjungi kawah ini, pengunjung harus berhati-hati karena di mana-mana terdapat lubang bekas kawah yang tanahnya basah dengan air mendidih. Bila tanah-tanah ini terinjak, kita bisa terperosok. Di ujung komplek kawah, terdapat sebuah kolam besar yang terus mengepulkan asap putih.

Bukit Teletubbies
Dieng memiliki Gunung Prau yang memiliki keindahan luar biasa dibanding bukit-bukit di sekitar Pegunungan Dieng lainnya. Aneka bunga liar memenuhi seluruh hamparan hijaunya bukit. Dari utara ke selatan, bukit-bukit kecil nan hijau tersebar. Bukit-bukit inilah yang kemudian disebut sebagai Bukit Teletubbies. Bukit ini menjadi spot yang menarik untuk menyaksikan pemandangan matahari terbit dan matahari terbenam.

TEMPAT WISATA DIENG PLATEAU
Wisata Dieng

Telaga Menjer
Di samping Telaga Warna yang sangat populer, Dieng juga memiliki satu telaga yang juga keindahannya tidak bisa terlewatkan yaitu Telaga Menjer. Lokasinya yang berada di kaki Pegunungan Dieng, membuat Telaga Menjer mampu menawarkan rasa damai dengan suasananya yang sunyi, hawanya yang sejuk, dan bunyi kicauan burung yang sesekali terdengar. Di telaga ini, pengunjung bisa menaiki perahu sambil menikmati pesona keindahannya.

Bukit Sikunir
Bukit ini disebut-sebut sebagai lokasi terbaik untuk melihat pesona matahari terbit. Untuk mencapai Bukit Sikunir, pengunjung harus melakukan trekking di jalan setapak berbatu. Di sisi kiri jalan juga terdapat sebuah jurang yang cukup dalam, yang cukup mengerikan. Hal ini pun menjadi tantangan tersendiri bagi pengunjung untuk bisa mencapai Bukit Sikunir. Namun setelah mencapai bukit, perjuangan itu akan terbayarkan saat melihat warna langit yang kuning keemasan. Untu menyaksikan pesona matahari terbit, sebaiknya datanglah pada saat musim kemarau seperti bulan Juli dan Agustus.

Sumur Jatalunda
Sumur ini bukanlah sumur batu berbentuk bulat dengan kerekan timba, melainkan sebuah sumur yang menyerupai kawah yang diduga terbentuk dari letusan gunung berapi. Untuk menikmati pesona sumur ini, pengunjung harus terlebih dahulu menaiki 257 anak tangga. Di sumur ini terdapat mitos yang menuturkan bahwa bila berhasil melemparkan batu ke dalam sumur, maka permohonannya akan terkabul. Batu yang dilempar pun bukanlah batu biasa, melainkan batu kerikil yang dijual di sekitar sumur oleh anak-anak.

Candi Arjuna
Komplek candi Hindu ini merupakan yang tertua di Pulau Jawa. Diperkirakan candi ini dibangun pada tahun 809 M dan dijadikan tempat pemujaan Dewa Siwa. Pada tahun 1814, komplek candi ini ditemukan oleh Van Kinsbergen dalam kondisi terendam. Setelah mengalami proses pengeringan, candi-candi ini dinamai sesuai dengan tokoh pewayangan, yakni Candi Arjuna sebagai candi utama, kemudian Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Sembrada, dan Candi Puntadewa. Adapun komplek candi ini dikelilingi oleh tanah berumput yang memiliki kandungan air yang tinggi, sehingga saat menapakinya seperti berjalan di atas busa.

BACA JUGA :
Pesona Tempat Wisata Dieng Wonosobo Pesona Tempat Wisata Dieng Wonosobo
Peta Wisata Dieng Plateau Wonosobo Peta Wisata Dieng Plateau Wonosobo

Supranatural Jokowi
Bagi anda yang ingin copy paste artikel ini saya ikhlas dengan syarat sertakan Sumber dan Link ini : http://www.supranaturaljokowi.com/2015/03/kawasan-wisata-dieng-plateau.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar